PENTINGNYA KETERAMPILAN ABAD 21 DIGITAL DALAM FORUM INSPIRASI PPII WONOSOBO




Wonosobo, 25 Mei 2026. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan untuk terus bertransformasi. Menjawab tantangan tersebut, Dr. Firdaus, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sains Al-Qur’an, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan INSPIRASI (Inovasi Sains Praktis melalui Integrasi, Riset, Aplikasi, Sharing, dan Inovasi) yang diselenggarakan oleh PPII Wonosobo pada Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 19.00–21.00 WIB tersebut mengusung tema “Keterampilan Abad 21 Digital sebagai Pilar Utama dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital”. Tema ini menjadi sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini, di mana teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik.
Dalam paparannya, Dr. Firdaus menjelaskan bahwa transformasi pendidikan di era digital memerlukan kesiapan seluruh elemen pendidikan, terutama pendidik, untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran secara kreatif dan inovatif. Menurutnya, penguasaan keterampilan abad 21 seperti critical thinking, creativity, collaboration, communication, serta literasi digital menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh peserta didik agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Beliau juga menyoroti perubahan pola belajar generasi saat ini yang sangat dekat dengan teknologi digital. Oleh karena itu, pembelajaran harus mampu menyesuaikan dengan karakteristik generasi digital melalui pendekatan yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah. Pemanfaatan media digital, platform pembelajaran online, hingga integrasi kecerdasan buatan dalam pendidikan dinilai dapat menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.
Selain membahas tantangan pendidikan digital, Dr. Firdaus turut memberikan berbagai contoh implementasi pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan oleh guru maupun mahasiswa. Ia menekankan bahwa inovasi dalam pendidikan tidak harus selalu dimulai dari hal besar, tetapi dapat dimulai dari pemanfaatan teknologi sederhana yang mampu meningkatkan partisipasi dan pengalaman belajar peserta didik.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa, guru, serta praktisi pendidikan aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait strategi pembelajaran digital di era modern. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya perhatian peserta terhadap pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan saat ini.
Melalui kegiatan INSPIRASI ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan baru serta motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi digital dalam mendukung transformasi pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan sharing pengetahuan antarpendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Sebagai penutup, kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu aplikatif kepada peserta, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman di era digital.
