Tim Mahasiswa Pendidikan Fisika dan Lintas Prodi Lolos Pendanaan PKM 2026 Lewat Gummy Sehat Penurun Asam Urat

Hebat! Tim Mahasiswa Lintas Prodi dan Pendidikan Fisika Lolos Pendanaan PKM 2026 dengan Inovasi Gummy “TALOKA”
Wonosobo, 23 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Program Studi Pendidikan Fisika. Sebuah tim kolaborasi lintas program studi yang digawangi oleh mahasiswa Pendidikan Fisika berhasil meloloskan proposal mereka dalam ajang bergengsi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun pendanaan 2026.
Di bawah bimbingan dosen pakar dari Prodi Pendidikan Fisika, Dr. Sri Jumini, M.Pd., tim yang beranggotakan mahasiswa tangguh—Ana Nazifatu Ghaida Ran, Lei Yien Chu, dan Lucky—sukses mengamankan pendanaan untuk menyukseskan ide inovatif mereka yang diberi nama TALOKA.
Angkat Potensi Lokal Wonosobo untuk Solusi Asam Urat
Inovasi yang diusung oleh Ana dan timnya berjudul “TALOKA: INOVASI GUMMY SEHAT RENDAH GULA DARI EKSTRAK KERSEN WONOSOBO SEBAGAI SOLUSI ALAMI PENURUN KADAR ASAM URAT”.
Penelitian ini berangkat dari melimpahnya pohon kersen (talok) di wilayah Wonosobo yang selama ini pemanfaatannya belum optimal. Padahal, secara ilmiah, buah kersen memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi besar menurunkan kadar asam urat (hiperurisemia) dalam tubuh.
Melihat peluang tersebut, tim PKM ini mengemas ekstrak buah kersen ke dalam bentuk gummy (permen kenyal) sehat yang rendah gula. Format ini dipilih agar masyarakat dapat mengonsumsi suplemen kesehatan dengan cara yang lebih menyenangkan, praktis, dan aman bagi penderita diabetes karena formulasi rendah gulanya.
Kolaborasi dan Pendampingan Intensif
Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin Dr. Sri Jumini, M.Pd. selaku dosen pendamping. Beliau mengapresiasi kerja keras dan kepekaan ilmiah yang ditunjukkan oleh Ana, Lei Yien Chu, dan Lucky dalam meramu ide ilmiah berbasis kearifan lokal.
“Inovasi TALOKA ini membuktikan bahwa mahasiswa kita tidak hanya terpaku pada teori di kelas, melainkan mampu berkolaborasi lintas ilmu untuk menjawab tantangan kesehatan di masyarakat menggunakan potensi lokal. Kami mohon doa dan dukungannya agar riset serta produksi TALOKA ini berjalan lancar hingga tahap pameran atau evaluasi selanjutnya,” ujar Dr. Sri Jumini.
Dengan lolosnya pendanaan PKM 2026 ini, tim TALOKA akan segera memulai tahapan riset laboratorium, uji formulasi gummy, hingga publikasi hasil produk. Seluruh sivitas akademika mengucapkan selamat berjuang kepada tim TALOKA, semoga inovasi ini membawa manfaat luas bagi masyarakat dan mengharumkan nama institusi di tingkat nasional!
