Kreatif dan Inovatif: Pameran Media Pembelajaran Mahasiswa Pendidikan Fisika FITK UNSIQ






Wonosobo, 26 Mei 2026. Semangat kreativitas dan inovasi ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Sains Al-Qur’an melalui kegiatan Pameran Media Pembelajaran yang diselenggarakan di Wonosobo pada 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan berbagai produk media pembelajaran hasil pengembangan yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran fisika dan sains yang lebih menarik, interaktif, serta kontekstual.
Pameran tersebut menghadirkan enam produk unggulan karya mahasiswa yang memadukan unsur teknologi, budaya lokal, kreativitas visual, dan pendekatan pembelajaran inovatif. Berbagai media yang dipamerkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era modern.
Salah satu media yang menarik perhatian pengunjung adalah “Domino dan Bundengan”, media pembelajaran yang mengintegrasikan permainan edukatif dengan kearifan lokal. Produk ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep pembelajaran melalui aktivitas yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan budaya tradisional kepada siswa.
Selain itu, terdapat media “Monopoli_QR” yang memadukan permainan monopoli dengan teknologi QR Code. Melalui media ini, siswa dapat mengakses materi, soal, maupun video pembelajaran secara digital sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan modern. Inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam media pembelajaran sederhana namun tetap efektif.
Media “Poster Video” juga menjadi salah satu karya kreatif yang dipamerkan. Produk ini menggabungkan media visual berupa poster dengan akses video pembelajaran yang dapat digunakan untuk memperjelas materi secara audiovisual. Penggunaan media tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa serta mempermudah pemahaman konsep-konsep abstrak dalam pembelajaran fisika.
Tidak kalah menarik, mahasiswa juga menampilkan “Ensiklopedia Etnosains”, sebuah media pembelajaran yang mengangkat konsep-konsep sains berbasis budaya lokal. Media ini menjadi bentuk integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai budaya masyarakat sehingga pembelajaran terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
Sementara itu, media “Wayang Othok Obrol” menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis karakter dan komunikasi edukatif dengan memanfaatkan unsur seni tradisional. Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran menjadi lebih komunikatif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar berlangsung.
Produk lainnya yaitu “Windbox 2-in-1” merupakan media pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami konsep-konsep fisika secara praktis dan aplikatif. Media ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan alat pembelajaran yang sederhana namun memiliki nilai edukatif tinggi.
Kegiatan pameran berlangsung meriah dan mendapatkan antusiasme dari berbagai pengunjung, baik mahasiswa, dosen, maupun peserta lainnya. Selain menjadi sarana unjuk kreativitas mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran nyata dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan inovatif sebagai calon pendidik di masa depan.
Melalui pameran media pembelajaran ini, Program Studi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang relevan dengan perkembangan pendidikan abad ke-21. Diharapkan berbagai media yang dikembangkan tidak hanya menjadi produk akademik semata, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam dunia pendidikan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan bermakna.
